Kami mencatat satu tahun lalu hingga awal tahun 2023 bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan banjir rob yang puncaknya pada 5 April 2023, mengakibatkan rusaknya dinding penahan tanah dan tembok pengaman pantai.
Muhammad Abubakar (Kepala BPBD Kota Tikep)
Tidore, Maluku Utara- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mencatat kerusakan saat bencana dari satu tahun lalu hingga masuk awal tahun 2023 tercatat sebanyak 14 kerusakan fatal.
Hal ini dikatakan oleh Kepala BPBD Kota Tikep, Muhammad Abubakar pada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (05/04/2023).
Muhammad mengatakan, satu tahun lalu hingga masuk awal tahun 2023 bencana alam yang melanda Kota Tidore Kepulauan mengakibatkan kerusakan, rata-rata pada dinding penahan tanah.
“Kami mencatat satu tahun lalu hingga awal tahun 2023 bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan banjir rob yang puncaknya pada 5 April 2023, mengakibatkan rusaknya dinding penahan tanah dan tembok pengaman pantai,” kata Muhammad.
Muhammad menyebutkan, kerusakan tembok pengaman pantai yang terjadi diantaranya di Kecamatan Tidore Timur di Kelurahan Mafututu, dinding penahan tanah di kali Kelurahan Doyado, Kecamatan Tidore Utara.
Lalu tembok pengaman pantai Desa Maitara Selatan, kemudian di RT 05 Kelurahan Rum Balibunga, pantai Tahua Kelurahan Rum Balibunga dan di RT 02 Kelurahan Rum Balibunga. Sementara dinding penahan tanah kali di Kelurahan Rum RT 04 serta Kelurahan Rum Balibunga RT 01.
Untuk Kecamatan Oba Tengah berupa tembok pengaman pantai, dinding penahan tanah kali Akelamo Kelurahan Akelamo, dan dinding penahan ombak Desa Siokona.
Kemudian di Kecamatan Oba Utara berupa dinding penahan tanah desa Akekolano dan Desa Oba. Untuk Kecamatan Oba Selatan berupa dinding penahan ombak Desa Maidi. (RY/PN)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!