2 Bulan TPP Belum Cair, ASN Kota Ternate Ikat Pinggang Hadapi Ramadhan

Sebelumnya, Kepala BPKAD Kota Ternate beralasan, keterlambatan pembayaran TPP ASN ini disebabkan karena ada penambahan pagu anggaran sebesar 20 persen di dalam TPP di APBD tahun 2023 sehingga harus dilakukan penambahan dokumen yang diproses melalui Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemendagri. Setelah itu dilanjutkan ke Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk mendapatkan nota pertimbangan dari Kemenkeu RI.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Tunda Kunjungan ke Maluku Utara

“Kalau nilai TPP tidak bertambah ataupun berkurang, maka tidak diperlukan lagi persetujuan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Jadi prosesnya dari awal lagi karena ada penambahan,” kata Abdullah, Minggu 19 Maret 2023.

Dikatakan, untuk proses validasi dokumen di Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemendagri telah selesai pada Jumat 10 Maret 2023 lalu dan sudah ditindaklanjuti ke Dirjen Bina Keuangan Daerah dan baru dilanjutkan ke Kemenkeu. 

BACA JUGA  Pendapatan Menurun, DPRD Morotai Dorong Optimalisasi Sejumlah Sektor PAD

“Nota pertimbangan dari Kemenkeu dipastikan keluar pekan depan, jadi segala persyaratan yang diminta untuk divalidasi sebelum disampaikan ke Kemenkeu untuk diminta nota pertimbangan. Apabila pekan depan proses secara keseluruhan telah selesai, mudah-mudahan di awal bulan puasa TPP selama dua bulan yang belum terbayarkan itu sudah bisa terbayarkan,” jelasnya. (RUL-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah