Sementara itu, sebelumnya dalam konferensi pers yang dilakukan, Kapolres Pulau Morotai mengatakan meski tidak ditemukan adanya tindak kekerasan dari hasil visum maupun otopsi, pihaknya masih akan terus mendalami kematian Asi Lessy.
“Berkaitan dengan hal-hal yang didapatkan di TKP, baik itu rekaman video saat evakuasi jenazah maupun kondisi jenazah saat ditemukan,” ucap Kapolres.
Polisi, lanjut Kapolres, akan mendalami lagi terkait dengan kejanggalan-kejanggalan ketika ditemukan korban di TKP. “Namun belum bisa menaikan status karena masih dalam proses tahap penyelidikan,” tuturnya.
Begitu juga yang dikatakan Kasat Reskrim Polres Morotai, Ipda Andy Kurniawan saat mendampingi Kapolres dalam konferensi pers tersebut mengatakan, bahwa untuk saksi-saksi yang dicurigai sebanyak 13 orang, sudah diperiksa.
“Jadi setiap saksi yang kita periksa pasti kita akan selidiki. Dalam arti kami akan mencari bukti dari saksi yang kami periksa. Sehingga apapun yang dicurigai pasti kami diperiksa secara detail,” kata Andy seraya menambahkan setiap keterangan saksi pasti akan ditindak lanjuti dan tidak menerima mentah-mentah begitu saja. (RF-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!