Hal senada juga disampaikan oleh anak almarhumah, Amirudin Lessy yang mengatakan bahwa pihaknya tidak sepakat dengan pernyataan Kapolres mengenai dengan kematian ibunya.
“Ibu kami meninggal dunia sangat tragis. Waktu ditemukan, mayat ibu kami ada beberapa luka di tubuhnya baik di telinga hingga mengeluarkan darah. Tangan kanan hingga terluka. Belakang sampai merah. Leher sampai merah kehitaman dan bahkan yang lebih menyedihkan lagi mata ibu kami juga Bangka di sebelah kanan dan celana ibu kami juga sampai terbuka pada saat ditemukan itu,” beber Amirudin.
Atas dasar itulah, pihak keluarga mempertanyakan hasil otopsi yang dikatakan Kapolres jika korban meninggal karena sesak napas.
“Itu tidak masuk di logika kami selaku keluarga,” paparnya.Untuk itu, imbuh Amirudin, pada intinya mereka menyatakan tidak sepakat dengan pernyataan Kapolres Pulau Morotai soal penyampaian hasil otopsi itu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!