PWNU Malut Siap Hadiri dan Sukseskan NU Satu Abad

Ternate, Maluku Utara-Perayaan 100 tahun Nahdlatul Ulama atau NU Satu Abad yang akan dilaksanakan di Lapangan Delta Sidoarjo, 7 Februari 2023 bakal dihadiri Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Tanfidziah PWNU Malut KH Amar Manaf dalam rapat bersama pada Rabu (25/01/2023) di sekretariat PWNU, Kelurahan Kampung Pisang, Kota Ternate, sebagaimana rilis yang diterima Haliyora.id.

“Acara ini nantinya akan berlangsung 24 jam dan secara sederhananya dibagi menjadi lima segmen. Pertama adalah segmen ritual NU sesuai adat, kita mulai jam 12 malam sampai jam 7.30 pagi. Segmen ini rundownnya terus berkembang,” ungkap KH Amar yang juga Kakanwil Kemenag Malut itu.

Secara teknis, kata kiai, banyak kegiatan di segmen ritual NU yang akan dipusatkan di panggung parkir timur Stadion Gelora Delta. Mulai dari Lailatul Qiroah pukul 00.00-04.00 yang akan dihadiri Habib Syech Said Agil Munawar, kemudian pembacaan Manaqib Syech Abdul Qodir Jaelani dipimpin oleh Maulana Syech As-Syarif Prof Dr Muhammad Fadhil Al Jilani.

“Kemudian dilanjutkan dengan Qiyamul Lail, pembacaan Rotib Al-Attas dan Asmaul Husna yang akan dipimpin oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahmy dan Al Habib Lutfi bin Ahmad Al-Attas. Berikutnya ada ijazah kubro oleh Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, segmen ini berakhir dengan Shalat Shubuh berjamaah dipimpin oleh KH Hasanuddin Sinaga. Setelah itu, berlanjut dengan acara Shalawatan dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pukul 05.00-07.00.,” rincinya.

BACA JUGA  Talud Rp 6,8 Miliar di Sula Ambruk, Padahal Baru Dibangun 2025 Lalu

Adapun segmen kedua pukul 07.00-11.00, yakni resepsi yang akan dihadiri oleh Presiden RI dan ulama sedunia, acara ini diawali dengan pembacaan Istighotsah di dalam Stadion Gelora Delta Sidoarjo, disambung dengan pembacaan puisi oleh KH Zawawi Imron dan pemukulan bedug digital sebagai pertanda memasuki abad kedua NU.

“Berikutnya, akan ada acara hiburan qasidah dari beberapa grup musik yang sudah populer di Jatim, lalu orchestra terbesar dalam panggung Indonesia, serta lantunan Shalawat Asyghil yang akan dibawakan oleh tiga orang santri pemenang lomba video yang digelar PBNU beberapa waktu lalu,” kata KH Amar Manaf.

Untuk segmen ketiga pukul 14.00-17.30, akan ada sajian karnaval nusantara dengan diiringi oleh penampilan kolosal ribuan Banser dan dibelakangnya diikuti tarian sufi serta tarian-tarian nusantara, start dari alun-alun Sidoarjo dan finish di Parkir Timur Stadion Gelora Delta. Segmen ini akan ditutup dengan happening art sticky note doa harapan untuk NU Abad kedua.

Pada segmen keempat pukul 18.00-23.00 adalah hiburan rakyat, pada malam harinya akan ada panggung hiburan rakyat di dalam Stadion Gelora Delta dan diisi oleh tiga grup band yang akan mewakili tiga lapisan masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya, yakni Maher Zain, Slank dan Rhoma Irama.

BACA JUGA  Harga Ikan Tuna Anjlok, Kapal Pakura Bebas Keluar Masuk, Ini Penjelasan DKP Morotai

Adapun segmen ke lima pukul 00.00-23.55, yakni bazaar UMKM hingga kuliner nusantara di area parkir timur Stadion Delta Sidoarjo dan enam lokasi lainnya. Sebagaimana diketahui, acara Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU akan dimulai pukul 00.00 dini hari Selasa (07/02/2023) hingga pukul 00.00 di hari berikutnya, Rabu (08/02/2023).

KH Amar Manaf bilang lagi, akan ada seminar Nasional Fiqih Peradaban pada 6 Februari malam dimana seluruh PW NU dan banon serta masyarakat telah dikondisikan di seputaran lapangan Satu Abad NU dengan menghadirkan satu juta warga NU untuk memeriahkan satu abad NU. 

“Selain itu ada instruksi PBNU untuk PWNU se-Indonesia melakukan Istiqasoh selama 9 hari berturut-turut,” imbuhnya.

KH Amar berharap dengan adanya kegiatan ini akan membuat warga NU makin solid dan terus merawat bangsa Indonesia dari rongrongan radikalisme dan terorisme.

Tidak hanya itu, Ketua Tanfidziah itu mengatakan dengan kegiatan ini akan membuat NU dalam menjaga dunia di satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama.

“PWNU Siap hadir dan sukseskan. Kegiatan ini 100 tahun ini akan menjadi sejarah bagi generasi muda Nahdlatul Ulama yang akan datang dan menjadi pengetahuan untuk mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru,” tutup KH Amar Manaf. (red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah