Pengelola SPBU di Morotai Akui Merugi Pasca Penetapan Harga Baru BBM

Morotai, Maluku Utara- Di Morotai, pengusaha BBM mengaku merugi akibat kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM jenis pertamax dan dexlite pada Selasa 3 Januari 2023.

“Kami yang rugi, karena sebelum harga baru itu berlaku, kami baru saja mengangkut pertamax dan dexlite yang disuplai dari Pertamina Tobelo. Kami baru baru di informasikan setelah BBM nya sudah diangkut kesini,” kata Yusmal, pengelola SPBU di Gotalamo ketika disambangi wartawan, Kamis (5/1/2023).

BACA JUGA  Digitalisasi Retribusi Pasar, Komisi I DPRD Ternate Akan Dorong Satpol PP Penghasil PAD

Yusmal mengaku tak bisa berbuat apa-apa karena ini merupakan keputusan pemerintah. Bagi dia, kerugian dalam dunia usah sudah menjadi hal biasa.

“Itu sudah menjadi resiko, tapi kami sesalkan kenapa Pertamina tidak menginformasikan lewat surat edaran jauh-jauh hari sebelumnya soal harga baru ini. Stok yang ada saat ini baik pertamax dan dexlite ditanki kami masih 38 ton, artinya kami merugi,” sesalnya. (Tir-2)

BACA JUGA  Dikbud Morotai dapat Kucuran Rp 30 Miliar Lebih Bangun PAUD dan SMP
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah