Tidore, Maluku Utara- Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Tikep) di tahun 2022 menargetkan pendapatan daerah atau PAD dari retribusi pasar sebesar 2,6 miliar rupiah. Namun, hingga akhir tahun, hanya tercapai hanya sebesar 2,3 miliar rupiah dari target.
Hal ini dikatakan oleh kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tidore, Saiful Bahri Latif saat ditemui di kantor Walikota Tikep, Selasa (03/01/2023).
“Target retribusi pasar di kota Tidore pada tahun 2022 sebesar 2,6 miliar, namun yang tercapai hanya 2,30 miliar rupiah atau dalam presentasenya itu capai 77 persen,” ucap Saiful.
Dirinya beralasan, belum tercapainya target itu karena ada kebijakan Walikota Tikep yang memberikan keringanan 25 persen kepada para penyewa ruko, rumah makan kuliner tugulufa, dan retribusi pelayanan pasar sehingga tahun 2022 belum mencapai target.
Sementara untuk tahun 2023, Saiful mengungkapkan target yang ingin dicapai malahan lebih besar dibanding tahun 2022 yakni pada angka 2,9 miliar rupiah. “Diupayakan untuk bisa. Insya Allah tong (kami) berupaya untuk mencapai target,” pungkasnya. (YH-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!