Tak Maksimal Sumbang PAD, BUMD PCM Disoroti Fraksi NKRI DPRD Haltim

Maba, Maluku Utara- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur (Haltim) melalui Fraksi NKRI menyoroti kinerja BUMD Perdana Cipta Mandiri (PCM) yang dinilai tak maksimal menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten itu.

Bahkan sudah dua tahun terakhir, keberadaan perusahaan daerah itu dinilai tidak menunjukan perannya yang signifikan.

Ketua Fraksi NKRI, Dirwan Din, pada saat menyampaikan pandangan fraksi di rapat paripurna pandangan umum atas nota keuangan pemerintah daerah dua hari lalu mengatakan, Kabupaten Halmahera Timur memiliki potensi dan sarana yang cukup memadai untuk meningkatkan sektor PAD melalui pajak daerah, retribusi daerah, dan pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan.

“Terutama peran BUMD yang di dua tahun terakhir ini belum berjalan secara maksimal memberikan konstribusi yang nyata bagi daerah. Sebab faktanya, perekonomian Kabupaten Halmahera Timur di tahun 2022 dan tahun-tahun sebelumnya masih tergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat,” singgung Dirwan, (10/11/2022).

BACA JUGA  Bahas Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Ternate Gandeng Jurnalis dan OKP

Kata Dirwan, kurang maksimalnya peran BUMD juga tercermin jelas dalam rancangan nota keuangan pemerintah daerah, dimana rancangan PAD tahun 2023 mengalami penurunan signifikan sebesar 15,01 persen atau Rp 20.105.000.000 dari tahun sebelumnya yaitu Rp 113.803.170.

“Untuk itu, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada di Halmahera Timur agar dapat menopang PAD pada tahun tahun mendatang, seperti dibidang perikanan dan pariwisata,” katanya.

Selain itu, Fraksi NKRI juga meminta kepada Pemda Haltim agar mengevaluasi kinerja direksi dan manajemen perusahaan plat merah itu agar tidak hanya fokus pada sektor pertambangan dan sumber daya mineral saja, tetapi juga mengembangkan potensi-potensi lokal lainnya.

“Misalnya industri perdagangan, produk lokal desa dibidang pertanian, perikanan, perkebunan dan UMKM serta mendorong tersedianya rumah kreatif atau produktif yang didalamnya berisi produk-produk lokal dalam rangka menumbuh kembangkan iklim investasi dan usaha di Kabupaten Halmahera Timur, yang nantinya menjadi harapan kita bersama dapat menyumbangkan PAD secara maksimal,” pintanya.

BACA JUGA  Gunakan DBH, Pilkada Halsel Terancam

Sementara itu, Bupati Ubaid Yakub, mengatakan saat ini ada tiga BUMD yang masih dalam tahap evaluasi di Kementerian dalam Negeri, sehingga dengan hadirnya ketiga BUMD yang bergerak pada sektor produktif lainnya diharapkan dapat meningkatkan PAD Haltim di masa mendatang.

“Ada tiga BUMD yang saat ini sedang di evaluasi Kemendagri, dimana tiga BUMD itu akan bergerak di bidang perdagangan umum, logistik, pertanian dan perikanan, sehingga kedepan bisa menopang PAD Haltim,” kata Bupati pada saat menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Haltim. (RH-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah