Ternate, Maluku Utara- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate melaporkan, jumlah insiden kebakaran yang ditangani Damkar di tahun 2022 sebanyak 22 kali, baik kebakaran ringan maupun besar.
Tak hanya itu, Damkar Kota Ternate juga tercatat pernah menerima tiga informasi hoax terkait kebakaran yaitu di Kelurahan Bastiong, Kalumata dan paling jauh yakni Kelurahan Jambula.
“Kita juga sering di prank atau diberi informasi hoax terkait kejadian kebakaran oleh oknum warga, jadi tiga kali kita diberi informasi yang tidak benar dari warga. Ketika petugas kita turun lokasi, ternyata tidak ada,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate, Arwan Andili, Selasa (03/01/2023).
Arwan menyebutkan, saat ini pihaknya mengalami sejumlah kendala termasuk armada yang sudah tidak layak digunakan. Sebab 7 unit armada yang ada di dinas saat ini, hanya 2 unit saja yang layak dioperasikan, sementara 5 unit lainnya sudah tidak layak untuk digunakan.
“Memang sudah tidak layak, karena jika ada kebakaran di daerah ketinggian, sudah tidak bisa jangkau,” akunya.
Olehnya itu, kata Arwan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah perencanaan kegiatan di tahun 2023. Perencanaan yang disiapkan ini mulai dari pemeliharaan armada, penyediaan APD, dan pengadaan selang nozzle.
“Ketiga item tersebut memiliki anggaran sebesar Rp 550 juta, diantaranya pemeliharaan armada sebesar Rp 300 juta, penyediaan APD Rp 50 juta dan untuk pengadaan selang nozzle sebesar Rp 200 juta,” tandasnya. (Arul-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!