Morotai, Maluku Utara- Euforia Piala Dunia (Pildun) 2022 yang berlangsung di Qatar memang benar-benar membooming di seluruh belahan dunia. Pesta sepakbola empat tahunan itu tak hanya digemari kalangan tertentu saja, namun sudah mengakar di seluruh pencinta olahraga tak peduli status yang disandangnya.
Saat ini perhelatan sepakbola akbar yang diselenggarakan di Qatar itu sudah memasuki babak 16 besar. Anomali para pendukung masing-masing tim sepakbola-pun tak kalah heboh dengan analisis liar.
Bukan fanatisme sepakbola namanya bila prediksi ataupun analisis liar kerap menjadi bahan perbincangan dikalangan para pendukung tim sepakbola dunia. Bahkan prediksi liar tim mana yang memenangi laga nanti mengalir hingga ke didunia maya dan media massa.
Seperti Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Pulau Morotai, Sobeng Suradal yang memprediksi Timnas Argentina mampu menggulung Timnas Australia dengan skor 3 : 0 di babak 16 besar, yang berlangsung pada Minggu 4 Desember 2022, pukul 02.00 dini hari WIB nanti.
“Pada babak 16 besar piala dunia, FIFA World Cup Qatar 2022 salah satunya akan mempertemukan kandidat juara Argentina versus Australia. Maka, selaku pecinta sepakbola, saya menjagokan Argentina sebagai juara dunia kali ini. Saya sangat optimis dalam pertemuan tersebut akan dimenangkan oleh Argentina dengan score 3 : 0 atas Australia,” kata Sobeng kepada haliyora.id, Sabtu (3/12/2022).
Analisis kemenangan Argentina atas Australia bukan tanpa alasan. Sebab dalam di 7 pertemuan terakhir kedua tim, Argentina memenangkan 5 kali pertandingan, 1 kali kalah dan 1 kali seri.
“Kalau tidak salah Argentina kalah terakhir dengan Australia pada tahun 1988 dalam Bicentennial Cup dengan score 1 : 4,” sebutnya.
Sobeng bilang, memang tak bisa dipungkiri bahwa bola itu bulat dan tidak bisa dihitung secara matematis, tapi dalam perhelatan World Cup 2022 ini squad Timnas Argentina tampil sangat bagus dan mempunyai pemain yang lengkap disemua lini.
Selain itu, tekad Timnas Argentina untuk meraih kemenangan sangat besar. Hal itu juga digelorakan oleh sang mega bintang, Lionel Messi yang telah mengambil keputusan bahwa ini adalah pentas terakhirnya bersama tim Tango.
“Ini penampilan terakhirnya dalam ajang piala dunia sehingga sang mega bintang bertekad untuk memenangkan piala dunia kali ini demi menyempurnakan karirnya di sepakbola,” tukasnya.
Sambung Sobeng, publik seantero dunia semua tahu bahwa sang mega bintang Lionel Messi sudah banyak memenangkan trofi di level club. Bersama tim nasional Argentina, Leo telah mengangkat piala Copa Amerika 2021. Bahkan bersama club, sang mega bintang telah memenangkan banyak trofi dan juga rekor-rekor individu yang sangat susah untuk disamai oleh pemain manapun.
“Salah satunya penobatannya sebagai pemain terbaik dunia Ballon D’or sebanyak 7 kali. saya rasa ini tidak akan pernah terkejar oleh pemain lain didunia ini dan apabila Argentina menjuari piala dunia kali ini maka sudah pasti sang mega bintang akan mendapatkan Ballon D’or yang ke 8 sekaligus menyempurnakan karirnya di sepak bola. Tentu juga menjadi legenda sepak bola sepanjang masa,” papar Sobeng.
Meski begitu, Sobeng menghimbau kepada seluruh pecinta sepakbola agar menjadikan perhelatan FIFA World Cup 2022 sebagai euforia hiburan dengan tetap mengutamakan ketertiban dan kedamaian sesama pecinta sepakbola walaupun berbeda dukungan.
“Jangan sampai ada perselisihan dan permusuhan apalagi bentrokan. Olehnya itu, saya ucapkan salam Olahraga, salam perdamain dan persatuan, NKRI harga mati, damai itu indah,” imbaunya.
Sebagai informasi, Timnas Argentina versus Timnas Australia, akan berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Qatar. Sebagai juara Grup C, Argentina dipertemukan dengan runner-up Grup D, yaitu Australia. Di atas kertas, Argentina tentu lebih unggul, tetapi mereka tak boleh memandang lawannya ini sebelah mata.
Australia selalu menang dan kebobolan pada dua laga terakhir ketika berjunpa Timnas Tunisia dan Denmark. Sedangkan pada laga pertama, Australia kalah dengan skor cukup telak ketika berhadapan sang juara bertahan 2018 yaitu Prancis. Jika mampu mengalahkan Australia pada babak 16 Besar, Argentina akan mengikuti kisah sukses Italia ketika menjuarai Piala Dunia tahun 2006, atau justru kandas di babak 16 besar.
Pertemuan terakhir Argentina dan Australia terjadi pada 2007 lalu. Argentina menang 1-0 lewat gol Martin Demichelis. Lionel Messi ambil bagian pada laga uji coba itu.
Pada babak 16 Besar Piala Dunia 2018 lalu, Argentina kalah dengan skor 4-3 dari Prancis. Angel Di Maria, kini ada di skuad Argentina, menjadi salah satu pencetak gol.
Argentina kalah pada pertemuan terakhir dengan tim dari Asia, lawan Arab Saudi (2-1) di fase grup. Sebelumnya, Argentina selalu menang pada 4 laga melawan tim Asia.
Lionel Messi akan menyamai catatan Paolo Maldini (23 caps) jika dimainkan pada duel lawan Australia. Hanya Miroslav Klose dan Lothar Matthaus (24) yang punya caps lebih banyak.
Terakhir kali Australia bermain di babak 16 Besar Piala Dunia terjadi pada 2006 lalu. Australia kalah 1-0 dari Italia dari gol penalti Francesco Totti.
Jika dimainkan lawan Argentina, Mathew Leckie dan Mat Ryan akan menjadi pemain Australia dengan caps Piala Dunia paling banyak (10). Saat ini, mereka sejajar dengan Mark Bresciano dan Tim Cahill dengan 9 caps.
Adapun rekor Pertemuan Argentina vs Australia sudah pernah terjadi di tujuh (7) pertemuan sebelumnya. Dari 7 pertemuan tersebut, Argentina berhasil mendominasi Australia. Sebanyak 5 kemenangan diraih wakil Amerika Selatan itu. Sedangkan Australia hanya mendapatkan 1 kemenangan dan 1 imbang.
Adapun 7 laga tersebut hanya 3 laga yang terjadi di pertandingan resmi. Argentina tak terkalahkan dengan catatan 2 kemenangan dan 1 imbang. Hasil imbang itu terjadi di playoff Piala Dunia 1994 ketika Australia menahan imbang Argentina 1-1 di Sydney. Lalu ketika laga giliran dimainkan di Buenos Aires, tuan rumah menang 1-0. Ironis bagi Australia karena gol kemenangan Argentina terjadi karena gol bunuh diri Alex Tobin.
Satu laga lain terjadi di Piala Konfederasi 2005. Argentina menang 4-2 berkat hattrick Luciano Figueroa dan tambahan gol dari Juan Roman Riquelme. Sedangkan gol Australia diborong John Aloisi. (Tir-2)
5 Pertemuan Terakhir Argentina vs Australia
11-09-2007: Australia vs Argentina 0-1
18-06-2005: Australia vs Argentina 2-4
30-06-1995: Argentina vs Australia 2-0
17-11-1993: Argentina vs Australia 1-0
31-10-1993: Australia vs Argentina 1-1

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!