Tidore, Maluku Utara- Sebuah kecelakaan tunggal mobil angkutan umum (angkot) terjadi dijalan lintas Rum-Soasio Tidore, tepatnya kompleks Tongolo di Kelurahan Tuguiha, Kecamatan Tidore Selatan pada Rabu (30/11/2022), sekitar pukul 09.00 WIT pagi.
Informasi yang diterima dari Polres Tidore Kepulauan, peristiwa ini bermula ketika mobil angkot merk Suzuki ST100, DG 1558 UL yang dikemudikan Tarwan Sehe (39), melaju dari arah Soasio (Selatan) menuju ke Rum (Utara). Namun sampai di kompleks yang tak jauh dari Kantor Polsek Tidore Selatan, tiba-tiba ban depan sebelah kiri mobil mengalami pecah sehingga mobil hilang kendali dan keluar dari badan jalan ke arah kiri kemudian terbalik.
Dari kecelakaan ini, 5 orang penumpang terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan akibat mengalami luka ringan, sementara sopir dan satu penumpang lainnya mengalami syok.
Kepala Satuan lalu lintas Polres Tidore Kepulauan, Iptu Julaeha Dukomalamo saat dikonfirmasi menyampaikan, kejadian Lakalantas ini telah ditangani polisi.
Adapun enam orang penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan kecelakan tersebut antara lain, Abdullah Abubakar (9), alamat Desa Buli Karya, Kabupaten Halmahera Timur, Sukarmi (40), alamat Kelurahan Salahudin Kota Ternate. Kemudian Safril Nurdin (10), alamat Kelurahan Salahudin, Kota Ternate.
Berikitnya, Dian Faradika (30), alamat Kelurahan Gurabati, Tikep, Jena Bisnu (48), alamat Desa Buli Karya Kabupaten Halmahera Timur dan Nurlaila Abdurahman (66), alamat Desa Bale, Kecamatan Oba, Tikep.
“Saat tiba di TKP ban depan sebelah kiri dari mobil tersebut pecah sehingga mobil hilang kendali dan keluar dari atas badan jalan ke kiri kemudian terbalik di luar badan jalan sebelah kiri,” ungkap Iptu Julaiha.
Lanjutnya, para korban kecelakaan mobil tersebut kini sudah mendapatkan peratawan medis di rumah sakit Tidore.
“Akibat kecelakan itu, korban diantaranya, Nurlaila mengalami benturan di dada dan luka telapak kaki kiri, Safril Nurdin mengalami sakit pada bagian kaki, Jena Bisnu mengalami luka pada kaki kanan, Dian Faradika mengalami memar pada tangan kanan dan luka pada kaki kiri dan untuk Abdullah Abubakar mengalami memar pada dahi dan paha kaki kiri, sementara satu korban yakni Sukarmi dan sopir angkot mengalami syok. Untuk mobilnya mengalami kerusakan,” jelas Iptu Julaiha.
Sementara itu, menyikapi Lakalantas yang terjadi di Keluran Tuguiha ini, Ketua Organda Kota Tidore Kepulauan, Amir Soleman mengatakan pihaknya tidak menyalahkan siapa-siapa dalam insiden kecelakan itu.
Mewakili keluarga besar Organda Tikep, Amir meminta maaf kepada seluruh korban atas peristiwa tersebut.
“Saya berterima kasih kepada para pihak korban yang mau menyelesaikan malah ini secara kekeluargaan. Dan seluruh biaya pengobatannyan telah ditangani oleh pihak sopir. Saya juga harap bahwa setiap kecelakaan itu jangan selalu sopir yg disalahkan,” imbuhnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!