Tidore, Maluku Utara- Pertamina telah menyanggupi usulan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengenai permintaan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk penyelenggaraan Sail Tidore 2022.
Kepala Seksi Perdagangan dan Pengawasan Disperindangkop Kota Tidore Kepulauan, Habib Abubakar menyampaikan, kendati usulan tersebut telah diterima oleh Pertamina namun pihaknya belum mengetahui pasti besaran kuota BBM yang akan disalurkan nanti.
“Saya sudah kirim data kuota kebutuhan BBM ke Pertamina, yang jelas akan dipenuhi tapi kuotanya berapa belum tahu tetapi Pertamina sudah antisipasi hal itu,” kata Habib, Senin (31/10/2022).
Ia menyebutkan, jumlah kebutuhan BBM yang diusulkan ke Pertamina disesuaikan dengan jumlah kendaraan baik kendaraan pribadi, dinas maupun aktifitas jasa kuliner yang berada di lokasi Sail. Adapun kebutuhan BBM yang diusulkan Disperindagkop Tikep diantaranya, untuk angkutan darat, laut dan jasa kuliner yaitu Pertalite sebanyak 108 ton, Pertamax sebanyak 212 Ton, Dexlite sebanyak 19 Ton dan Minyak Tanah sebanyak 864 Ton.
Lanjut Habib, data kebutuhan BBM yang diusulkan ini meliputi kendaraan darat jenis Minibus Hiache Kemenhub, Mobil Dinas Kota Tidore, Angkutan Umum Mikrolet, mobil rental, dan Bentor. Sementara untuk jalur laut yakni Kapal TNI angkatan Laut, KM Tatamailau, Speed Boat, Perahu Motor, dan Kapal Nelayan.
Dirinya juga menambahkan bahwa untuk mengantisipasi kebutuhan BBM disaat berlangsungnya Sail Tidore, Pertamina berinisiatif melabuhkan kapal angkutan BBM didekat lokasi Sail.
“Bahkan kapal untuk angkut BBM akan berlabuh di laut depan pusat kegiatan,” tandas Habin Abubakar. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!