Aswin Sebut Lambat Bayar Insentif, TTP dan Rutin 32 Puskesmas di Halsel, Ini Tanggapan 2 Pimpinan Komisi di DPRD

Halsel, Maluku Utara- Komisi I dan III DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal mengevaluasi Dinas Kesehatan akibat keterlambatan pembayaran insentif tenaga kesehatan, TTP dan anggaran rutin di 32 Puskesmas se-Halsel.

Ketua Komisi I DPRD Halsel, Sagaf Hi. Taha kepada Haliyora mengatakan, pernyataan Kepala BPKAD Halsel, Aswin Adam yang berdalih keterlambatan pembayaran insentif tenaga kesehatan, TTP dan anggaran rutin akibat terlambatnya permintaan Dinas Kesehatan yang dinilainya terkesan saling melempar tanggung jawab.

“Iya, saya kira Dinas dan Dinkes Halsel tidak boleh saling lempar tanggung jawab, karena ini berhubungan dengan optimalisasi kinerja dan kebutuhan pelayanan di Puskesmas, jika dinas belum mengajukan pencairan sebagaiman alasan Kadis Keuangan kami minta segera di ajukan, begitu juga Kadis Keuangan harus terbuka bahwa evaluasi APBD Perubahan masih dalam proses sehingga berbagai kegiatan berhubungan dengan pembiayaan masih tertunda, ini yang mungkin perlu dilakukan,” tegas Sagaf.

BACA JUGA  Pengganti Ikram Malan Sangaji Dilantik Pekan Depan

Komisi I lanjut Sagaf, memastikan akan memanggil Kepala Dinas kesehatan Asia Hasyim. “Kami akan panggil Kadis Kesehatan pertanyakan soal masalah tersebut,” ujarnya.

Hal yang sama juga ditambahkan Ketua Komisi III DPRD Halsel, Safri Talib saat dikonfirmasi Haliyora Rabu, (31/8/2022).

Kata Safri, seharusnya tidak ada keterlambatan pengajuan pencairan anggaran yang dimaksud seperti alasan yang diungkapkan oleh Kepala BPKAD. Olehnya itu Komisi III meminta agar Dinas Kesehatan segera mempercepat permintaan anggaran tersebut Ke BPKAD agar tidak ada lagi keluhan dari Puskesmas.

Karena menurut Safri, Pemda dan DPRD Halsel sudah berkomitmen bahwa setiap pembahasan anggaran terkait anggaran kesehatan, pendidikan dan anggaran desa itu wajib diprioritaskan, karena khusus anggaran kesehatan, itu jauh lebih penting dan harus di perhatikan dengan baik.

BACA JUGA  Kadis Sosial Malut Heran Sultan Zainal dan Banau Tak Kunjung Digelari Pahlawan Nasional

“Ternyata komitmen Pemda dan DPRD tidak menjadi atensi. Sangat disayangkan, jika warga tuntut semua Puskesmas dan tenaga medis harus memaksimalkan pelayanan sementara operasional dan kesejahteraan mereka diabaikan atau tidak diperhatikan ini tidak adil,” timpalnya.

Untuk itu, Safri medesak secepatnya Dinas Kesehatan segera menyelesaikan semua urusan yang berkaitan dengan permintaan pengajuan pencairan anggaran di semua Puskesmas.

“Apabila belum juga selesai dan kedapatan pihak Puskesmas masih mengeluh. Kami akan turun tangan mengevaluasi dinas kesehatan dan keuangan melalui komisi terkait atau lintas komisi, karena ini merupakan permasalahan serius jadi harus diperhatikan hingga tuntas,” tandasnya.

Hingga berita dipublis, Kadis Kesehatan Halsel, Asia Hasyim belum dapat dikonfirmasi soal kendala keterlambatan pembayaran insentif Nakes, TTP dan anggaran rutin. (Asbar-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah