Pipa PDAM Rusak di Hantam Banjir, Selama Sepekan Warga Ibu Kota Taliabu Krisis Air Minum

Bobong, Maluku Utara- Sudah sepekan warga Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu (Bobong) mengalami krisis air bersih. Hal ini disebabkan karena pipa jaringan air minum milik PDAM yang berada di Desa Ratahaya terputus akibat banjir yang melanda minggu lalu.

Untuk memenuhi kebutuhan minum serta kebutuhan lainnya, warga Bobong terpaksa rela harus mengambil air di lereng gunung dengan menggunakan jerigen. “Karena air PDAM nya mati jadi kami mengambil air dari gunung untuk konsumsi sehari-hari dan dipakai untuk kebutuhan lainnya,” ungkap Arif, salah seorang warga Bobong, Kamis (4/8/2022) kemarin.

Sementara itu, Direktur Teknis Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Pulau Taliabu, Kisman Djanu, yang dikonfirmasi haliyora.id, Kamis (04/08/2022), membenarkan hal itu. Ia mengaku krisis air bersih ini disebabkan terputusnya jaringan pipa PDAM di Ratahaya.

BACA JUGA  Brak, Dua Pemuda di Ternate Tabrak Median Jalan Falajawa, Korban Dilarikan ke RSUD

“Ada dua titik jaringan pipa yang terputus akibat dihantam banjir, makanya untuk pelayanan air bersih belum dapat dilakukan untuk sementara waktu sambil menunggu perbaikan pipa selesai,” akunya.

Kisman mengatakan, upaya perbaikan terus dilakukan oleh PDAM mulai dari hari pertama pasca terputusnya pipa tersebut hingga saat ini. Meski demikian, ia memastikan pelayanan air bersih akan normal kembali sehari dua nanti.

“Kami belum dapat pastikan kapan akan selesai perbaikan, tapi hari ini ada satu titik pipa yang rusak itu sudah diperbaiki dan tinggal satu titik lagi, kemungkinan besok sudah mulai dilas. Tidak ada halangan paling lambat lusa air sudah bisa jalan dan pelayanan kembali normal seperti biasa,” jelasnya.

BACA JUGA  Oknum Anggota Panwaslu Gane Timur Halsel Kena Sanksi

Lebih lanjut, Kisman menambahkan, untuk mencegah agar tidak terjadi lagi kerusakan pada titik yang sama, pihak PDAM akan memindahkan jalur jaringan pipa ke tempat yang lebih aman.

“Kami berencana akan memindahkan jalur jaringan pipa ini ke tempat yang lebih aman yang tidak melewati jalur air lagi. Ini agar kedepan dimusim banjir, pipa sudah aman karena dan tidak rusak lagi, karena sudah tidak melewati jalur air. Itu upaya yang kami akan dilakukan,” tuturnya. (Ham-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah