Ternate, Maluku Utara- Sejumlah siswa SD 27 Kota Ternate terlibat aksi unjuk rasa di kantor Walikota Ternate, Senin (18/07/2022).
Atas keterlibatan para siswa dalam unjuk rasa itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Muslim Gani menegaskan, pihaknya akan secepatnya memanggil orang tua siswa dan para guru serta Kepala Sekolah SDN tersebut untuk melakukan pertemuan agar memberikan pemahaman.
“Para siswa itu ke sekolah untuk belajar, bukan melakukan aksi unjuk rasa. Apapun alasannya dari orang tua maupun komponen manapun, melibatkan siswa SD dalam aksi unjuk rsa itu tidak dibenarkan. Itu sangat dilarang, karena tugas mereka adalah belajar. Itu yang harus dipahami. Kita harus buka pola pikir orang tua murid, sebab para siswa tidak tahu menahu masalahnya. Saya yakin kepala sekolah dan guru-guru juga tidak tau siswanya ikutan demo itu,” tandas Muslim saat ditemui haliyora.id di kantor DPRD Kota Ternate, Senin (18/07/2022).
Sementara, salah satu orang tua siswa yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, keterlibatan siswa dalam aksi itu karena mereka juga merupakan warga Kelurahan Mangga Dua sehingga harus dilibatkan.
“Mereka terlibat ini atas dasar inisiatif dari masing-masing orang tua siswa dan juga mobilisasi massa. Memang guru tidak tahu, karena kebetulan orang tua mereka juga ikut aksi sehingga mereka juga ikut,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam aksi ini bukan pertama kali terjadi. Namun sudah berulang kali. “Hanya saja kali ini mereka dengan pakaian seragam, kalau sebelumnya tidak,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!