Ternate, Maluku Utara- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate mencatat capaian penerimaan retribusi sejak Januari hingga Juni 2022 sebesar Rp 5,8 Miliar.
Plt Kepala Disperindag Kota Ternate, Muchlis Jumadil menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi di Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (06/2022).
“Target capaian retribusi triwulan II sebesar Rp 5 miliar, jadi sudah melebihi target,” kata Muclis.
Muchlis menjelaskan, total target yang ditetapkan BP2RD Kota Ternate untuk tahun 2022 sebesar Rp 12,5 miliar. Namun kalau dilihat sejak dua bulan terakhir atau penghujung triwulan II ini sudah hampir mencapai Rp 6 miliar.
“Jadi kalau pendapatan retribusi di penghujung triwulan II ini mencapai Rp 6 miliar, maka dapat diasumsikan pendapatan retribusi Disperindag Kota Ternate per bulan mencapai Rp 1 miliar, sehingga kita optimis capaian pendapatan kita maksimal,” ucapnya.
Meski begitu, sambung Muchlis, pihaknya mengalami kendala dengan rencana penataan kawasan stand-food yang berada di belakang Mall Jatiland. Karena, jika proses tender dari perencanaan sampai dengan pekerjaan fisik proyek pekerjaan tersebut, maka para pedagang yang berada di lokasi setempat dipindahkan.
“Sebanyak 90 pedagang yang ada di belakang Mall Jatiland akan direlokasi ke Pasar Rempah Kelurahan Kota Baru dan Benteng Oranje, kalau proyek itu berjalan. Dan kalau para pedagang itu dipindahkan kemudian mereka tetap berjualan maka tidak berpengaruh pada pendapatan, tapi kalau mereka minta istirahat berjualan maka pendapatan kita mengalami kendala. Jadi kita akan berusaha keras untuk tetap mengaktifkan para berdagang itu,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!