Ternate, Maluku Utara- Anggota Komisi III DPRD Kota Ternte Nurlaela Syarif sepertinya sudah kesal terhadap sikap acuh tak acuh Kadis Pendidikan Kota Ternate, Muslim Gani.
Bahkan, politis Nasdem itu menilai Muslim Gani tidak layak diberikan tanggung jawab untuk menjadi seorang pemimpin.
Nurlaela mengungkapkan kekesalannya terhadap Kadis lantaran disebut selalu menyepelekan saran dan masukan dari Komisi III.
“Kalau seorang Kadis sudah menganggap DPRD tidak lagi sebagai mitra strategis berarti dia sudah meresa dirinya tidak seperti Kadis lagi. Masa setiap masukan yang diberikan Komisi III tidak digubris (Dianggap sepeleh). Artinya, Kadis tidak bisa bekerjasama sebagai mitra kerja DPRD, atau mungkin dia menganggap dirinya sebagai ketua DPRD, bahkan Walikota,” ungkap Nurlaela kesal.
Nurlaela berharap apa yang disampaikan tersebut merupakan kritik agar ada progres perbaikan.
“Seorang pemimpin harus dikritik sehingga ada progres perbaikan ke depan. Kritik yang disampaikan DPRD itu sesuai bukti lapangan, bukan karena ada tendensi tertentu. Sebab sudah lebih dua periode kami fokus dalam masalah pendidikan, jadi detailnya kami paham betul. Sekarang kita kritik dan kasih masukan untuk perbaikan, tapi bukannya direspon secara positif malah kita dianggap dendam,” tandasnya.
Atas sikap Kadis Pendidikan tersebut, Nurlaela menegaskan bahwa Komisi III mengingatkan kepada Walikota agar Kadis Pendidikan harus segera dievaluasi sebab pelayanan pendidikan sangat strategis dan substansif.
“Jadi Kadis Pendidikan diganti dirolinglah. Mungkin pak wali punya pertibangan lain sehingga dia (Muslim Gani) dikasih jabatan Kadis, namun saran saya lebih baik yang bersangkutan tidak di Dinas Pendidikan, karena tidak ada progres yang dicapai terhadap perbaikan pendidikan,” pungkasnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!