Plt Sekda Morotai Ancam Pangkas TTP Jika ASN Tak Naikkan Bendera Merah Putih

Morotai, Maluku Utara- Terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2022, seluruh warga dan ASN di Pulau Morotai diwajibkan menaikkan bendera merah putih di halaman rumah masing-masing.

Hal itu disampaikan Plt Sekda Kabupaten Pulau Morotai, F. Revi Dara kepada haliyora.id, Selasa (28/6/2022) tadi.

Kata Revi, kewajiban menaikkan bendera merah putih itu sebagai bentuk penghormatan hari jadi Republik Indonesia ke 77 Tahun yang dilaksanakan tahun ini.

“Imbauan ini juga telah disampaikan ke semua camat di 6 kecamatan, untuk disampaikan ke semua Kepala Desa (Kades) di wilayah kerjanya masing-masing,” kata Plt Sekda, F. Revi Dara.

Untuk kalangan ASN dan para pejabat di Pulau Morotai, Revi Dara menegaskan tak tanggung-tanggung memberikan sanksi pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) jika imbaun tersebut tidak diindahkan.

BACA JUGA  Dua Kelompok Pemuda Ambon Bentrok, Suasana di Kawasan Tambang IWIP Halteng Mencekam

“Jadi mulai tanggal 1 Agustus mendatang seluruh masyarakat Indonesia khusus masyarakat Pulau Morotai wajib menaikkan bendera merah putih. Apalagi para pegawai dan lebih utama pimpinan OPD. Jika tidak, maka akan diberikan sanksi pemotongan TTP,” tegasnya.

Terkait imbauan ini, ia mengaku akan memantau langsung dil apangan, terutama para ASN dan pejabat. Sementara untuk masyarakat yang lalai atau tidak menaikkan bendera, maka sanksinya ada di camat.

“Olehnya itu, camat harus berkoordinasi dengan Kades di masing-masing wilayahnya untuk memastikan seluruh masyarakat punya bendera merah putih,” kata Revi.

Lanjut Revi, sehari dua dirinya juga akan membuat surat edaran terkait hal tersebut ke semua camat dan Kades.

BACA JUGA  Jabatan Kepsek Lowong, Anggaran BOSDA SDN 56 Ternate Tak Bisa Cair

“Jadi kasih naik bendera itu dari mulai tanggal 1 sampai dengan 18 Agustus sebagaimana dalam ketentuan yang telah diatur,” jelasnya.

Revi menambahkam, dalam menyambut HUT RI ke 77 nanti, Pemkab Pulau Morotai melalui Dinas Pariwisata akan menggelar lomba kebersihan desa.

“Pemkab sendiri mungkin tidak terlalu banyak kegiatan karena masih pandemi Covid-19. Soalnya kita di Morotai masih ditentukan level satu oleh Dinas Kesehatan. Begitu juga dengan upacara 17 Agustus nantinya kita buat persiapan saja. Tetapi, apakah pelaksanaan upacaranya di lapangan terbuka atau nanti vicom, kita masih menunggu konfirmasi dengan Sekertaris Negara RI, juknisnya seperti apa,” akhirinya. (Tir-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah