Ternate, Maluku Utara- Pemanfaatan Plaza Gamalama Modern masih terkendala dengan lokasi Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL).
Itu disampaikan oleh Kepala Bapelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly ketika dikonfirmasi Haliyora, Kamis (10/03/2022).
Rizal mengatakan, berdasarkan rapat bersama dengan PT. Intimkara dan sejumlah instansi teknis bahwa secara fisik pekerjaan Plaza Gamalama modern sudah selesai. Namun ada beberapa item pekerjaan yang harus diselesaikan seperti IPAL yang membutuhkan lahan seluas 6×4 meter. “Jadi saya minta Dinas PUPR agar senin pekan depan (13/03/2022), memastikan lokasi IPAL,” kata Rizal.
Selain lokasi IPAL, sambung Rizal, juga dilakukan persiapan kelengkapan administrasi terkait penyampaian lelang kepada pihak ketiga, karena butuh Surat Keputusan (SK)
“Jadi harus ada tim untuk membentuk panitia lelang, dan sebelum lelang harus ada tim Appraisal menghitung nilai sewa pemanfaatan gedung,” terangnya.
Dikatakan, tim Appraisal awalnya bersama dengan KPKNL. Namun untuk tenaga penilaian aset di Kota Ternate belum ada, sehingga menggunakan tenaga dari Manado. “Untuk menilai aset itu harus tim yang berspesialis khusus, kita sudah berkoordinasi dengan KPKNL tapi tidak ada tenaga ahli yang khusus membidangi penilaian aset,” ujarnya.
Menurut, Rizal pihaknya telah inventarisir kerja-kerja OPD teknis, karena selama ini tidak ada geliat-geliat dari OPD-OPD terkait dengan perkembangan Plaza Gamalama Modern.
“Rapat tadi itu saya ingin mengecek sejauh mana progres dari OPD tersebut, tapi dari keuangan telah menyiapkan satu SK terkait pemanfaatan barang milik daerah, jadi dalam rapat itu disepakati akan membuat jadwal. Nantinya masing-masing OPD bekerja sesuai skedul, sehingga kita bisa menilai progresnya. Jadi Balitbangda akan terus memonitor,” jelasnya.
Risal menargetkan setelah ramadhan sudah ada tahapan dan diketahui kapan Plaza Gamalama Moderen ini beroperasi. “Waktunya mepet jadi saya minta sesudah ramadhan itu tahapan pekerjaan IPAL sudah selesai, karena masih harus dilalui tahapan penilaian dan pelelangan,” sebut Rizal.
Rizal menambahkan bahwa PT. Intimkara akan mendatangkan tim dari Jakarta untuk melakukan pengecekan eskalator, listrik, dan AC sebelum penandatanganan Final Hand Over (FHO) dengan PUPR Kota Ternate. “Jadi semua harus dicek terlebih dahulu supaya pada saat beroperasi sudah tidak mengalami kendala,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!