Morotai, Maluku Utara- Direktur Utama Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Djuwandi, merasa tak puas dengan pembagian anggaran APBD untuk perusahan yang dipimpinnya.
“PDAM morotai tidak punya anggaran yang bisa melakukan pengadaan distribusi pipa air bersih, ini karena anggaran kami di APBD 2022 yang ditetapkan sangat kecil,” ungkap Djuwandi kepada awak media, Kamis (3/03/2022).
Menurutnya, penetapan pagu untuk PDAM tahun ini membuat pihaknya tak bisa berbuat apa-apa dalam menangani masalah air bersih di Desa Pandanga dan Desa Juanga Morotai.
“Sebetulnya saya sudah mengusulkan kepada Dinas PUPR agar mempercepat pengadaan pipa, karena PADM tak ada anggaran untuk program pengadaan pipa tersebut,” ungkapnya.
Tidak itu saja, Djuandi juga mengaku PDAM sangat kesulitan melakukan perawatan fasilitas air bersih serta membayar gaji pegawai. “Ini semua karena kami tidak punya anggaran yang memadai,” keluhnya.
Dikatakan, selama ini PDAM tidak berlakukan tarif iuran air bersih. ”Karena Kabupaten Pulau Morotai adalah saru-satunya daerah yang menerapkan program pelayanan air bersih untuk pelanggan,” pungksnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!