Wali Kota Ternate Kembali Lantik Hasan Kedua Kalinya Sebagai Dewas Perumda

Ternate, Maluku Utara- Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman kembali melantik Hasan Musana Matdoan sebagai Anggota Dewan Pengawas Perumda Ake Gaale Kota Ternate mewakili unsur pemerintah Kota Ternate.

Pelantikan Hasan dilakukan di ruang Kerja Wali Kota Ternate, Kamis (27/01/2022), dengan SK Wali Kota Ternate Nomor : 28/IV/KT/2022 tertanggal 26 Januari 2022.

Sebelumnya, Hasan Musana Matdoan dilantik Wali Kota untuk jabatan yang sama beberapa waktu lalu, namun kemudian dibatalkan lantaran mendapat protes dari DPRD sebab yang bersangkutan dilantik sebagai anggota Dewan Pengawas Perusda Ake Gaale tanpa melalui seleksi yang dinilai bertentangan dengan Perda.

Setelah dianulir pelantikannya yang pertama itu, Hasan kemudian diminta mengikuti seleksi Dewan Pengawas yang dibuka khusus bagi unsur pemerintah, sehingga kini dilantik kembali menjadi anggota Dewan Pengawas Perusda Ake Gale Ternate.

BACA JUGA  Kantongi Hasil Audit, Gelar Perkara Kasus Sewa Alat Berat PUPR Halsel Dilakukan Pekan Depan

Usai dilantik, Hasan Musana kepada wartawan mengatakan, pelantikan dirinya itu untuk memenuhi seluruh prosedur yang telah dipersoalkan pada saat pelantikan sebelumnya.

“Saya dilantik kembali hari ini setelah ini untuk memenuhi seluruh prosedur yang telah dipersoalkan pada saat pelantikan sebelumnya yakni ikut seleksi, dan saya penuhi dengan mengikuti seleksi Dewan Pengawas Perumda Ake Gaale Ternate yang dilaksanakan khusus unsur pemerintah. Jadi tidak perlu dipersoalkan lagi, yang penting adalah memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Ternate,” ujarnya.

Sambung Hasan, kegiatan pertama yang akan dilakukan Dewan Pengawas setelah dirinya dilantik adalah melakukan kolaborasi dengan Direksi untuk mengatasi masalah pelayanan air di Ternate, terutama pada wilayah yang sering terjadi kemacetan air.

BACA JUGA  Polemik GKR Makin Kusut, Diklaim Dua Pemda, Milik Pribadi Hingga Sertifikat Hilang

Kata hasan, pembenahan permasalahan air di Kota Ternate sangat penting dilakukan, karena air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar manusia. Maka pengecekan jaringan pipa harus segera dilakukan agar diperbaiki jika ada pipa yang rusak.

“Menurut saya, untuk mengatasi masalah air bersih bagi warga yang mengalami kemacetan air, maka dalam waktu pendek ini pihak Perumda Ake Gaale harus mendistribusikan aik ke warga menggunakan mobil tanki sambil memperbaiki jaringan pipa yang rusak,” pungkasnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah