Mendagri : Daerah Capai Target Vaksinasi Akan Diberikan Insentif

Sofifi, Maluku Utara- Menteri Dalam Negeri Mendagri Tito Karnavian pada Kamis tadi (23/12/2021), melakukan pertemuan dengan Bupati/Walikota se-Maluku Utara dalam rangkaian kunjungan kerja sehari di Maluku Utara.

Pertemun Mendagri dan semua kepala daerah se-Maluku Utara membicarakan tentang percepatan capain vaksinasi 70 persen dosis I sesuai target nasional. “Jadi saya datang di Maluku Utara ini atas intruksi presiden untuk cek langsung pelaksanaan program vaksinasi agar dipercepat sehingga dapat mencapai 70 persen dosis pertama sesuai target bapak presiden,” ujar Tito saat menggelar konfrensi pers di hotel Sahid Bela, Ternate, Kamis (23/12/2021).

Mendagri mengatakan, sebelumnya capaian target vaksinasi di Maluku Utara masuk kategori lima provinsi terendah dari seluruh provinsi se-Indonesia. Namun setelah diupdate ternyata ada pelaksanaan vaksin gotong royong yang jumlahnya cukup banyak tapi tidak masuk dalam data, padahal angkanya mencapai 54 persen, bahkan sudah banyak yang capai 70  persen, malah ada yang capai di atas 100 persen. ”Tentu ini  menjadi modal bagi Maluku Utara untuk capai target 70 persen,” ujar Tito.

BACA JUGA  Besok, Mendagri Kunjungi Malut, Bahas Kota Sofifi ?

Mantan Kapolri itu juga mengatakan, pada daerah atau kabupaten/kota yang belum capai target vaksinasi 70 persen, nantinya dikeroyok oleh TNI/PORI agar cepat capai target.

Ketersediaan vaksin di Maluku Utara juga, kata Mendagri, sampai sekarang masih cukup. “Kalau kurang nanti ditambah oleh Dirjen Kemenkes, jika diperlukan,” imbuhnya.

“Kalau ada daerah yang belum mencapai 70 persen, maka mereka harus memiliki skenario tersendiri, karena harus diakui bahwa ada beberapa kendala untuk mempercepat vaksinasi seperti kendala transportasi dan signal. Tapi ada terobosan yang dilakukan seperti pembagian sembako dan lain-lain. Saya juga sudah buka pos anggaran tak terduga sehingga dalam sisa waktu kurang lebih tujuh hari ke depan ini bisa secepatnya dimaksimalkan guna mencapai target,” tutur Mendagri.

BACA JUGA  DP3AKB Halsel Tahun Ini Terapkan Layanan Online Kekerasan Perempuan dan Anak

Ditambahkan, bagi daerah yang mencapai target vaksinasi 70 persen atau lebih akan diberikan Dana Intensif Daerah (DID), sementara yang tidak capai akan diberi sanksi teguran tertulis

“Kalau ada daerah yang mencapai target 70 persen atau lebih maka akan diberikan Dana Intensif Daerah (DID), sedangkan darah yang tidak memenuhi target akan diberikan sanksi berupa teguran tertulis,” pungkasnya. (Sam-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah