Morotai, Maluku Utara- Tim Gabungan TNI/Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP serta aparat desa menggelar kegiatan penyekatan (razia vaksin).
Operasi itu belangsung serentak di 13 wilayah kerja Puskesmas di enam kecamatan dan satu klinik di Lanud Leo Watimena, Senin (29/11/2021).
Penyekatan ini bertujuan mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai.
Pantauan Haliyora, penyekatan di kecamatan Morotai Selatan dipusatkan di beberapa titik, yakni di depan SPBU, jalan utama lintas juanga, di depan RSUD, serta di Desa Joubela.
Setiap pengendara yang melintas di titik tersebut akan diperiksa surat vaksin, baik dosis satu maupun dosis dua. Jika kedapatan ada yang belum melakukan vaksinasi maka langsung diarahkan ke petugas vaksinator untuk divaksin.
Danramil 1508-05/Daruba, I Putu Artanajaya, kepada wartawan mengatakan, perkembangan target capaian vaksinasi di Kabupaten Morotai belakangan stagnan, belum menunjukan peningkatan signifikan, sehingga atas izin dan petunjuk Kepala Daerah dan juga Ketua Harian Satgas Covid-19 maka dilakukan penyekatan vaksinasi Covid-19.
“Kami menggelar penyekatan secara serentak di seluruh wilayah Kerja Puskesmas (13 PKM) yang tersebar di enam kecamatan, ditambah satu Klinik di Lanud Leo Watimena. Operasi ini didukung penuh oleh Dansat TNI/Polri, BIN, Dishub, Dinkes serta aparatur desa di Morotai. Kita lakukan kegiatan ini dengan cara berkolaborasi secara terpadu untuk menunjukan eksistensi kinerja yang solid di wilayah Pulau Morotai,” ungkap I Putu kepada wartawan, Senin (29/11/2021).
I Putu mengatakan, kegiatan semacam ini sudah sering dan biasa dilaksanakan, namun kali ini dilaksanakan secara serentak agar mempercepat capaian target vaksinasi sesuai harapan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Jadi kegiatan hari ini untuk menjaring warga yang belum divaksin kemudian langsung divaksin sehingga diharapkan pada akhir Desember kita capai target 80 persen vaksinasi. Tapi ini bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan capaian target vaksinasi. Kami masih punya banyak cara yang akan dilaksanakan agar warga mau divaksin,” ujarnya.
I Putu menegaskan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan serbuan langsung ke beberapa desa yang persentase pencapaian targetnya rata-rata masih di bawah 50 persen
“Dengan menerapkan model dan cara seperti ini akan sangat efektif untuk meningkatkan capaian target vaksinasi di Pulau Morotai sebagaimana yang diharapkan Pemda,” tandasnya
Sementara itu, Kepala Puskesmas Daruba, dr Adil Makmur juga mengakui bahwa tujuan serbuan vaksinasi untuk menjaring masyarakat yang belum divaksin baik dosis satu dan dosis dua untuk mengejar target capaian 80 persen di akhir Desember 2021. “Agar Morotai benar-benar menjadi kabupaten dengan kekebalan kelompok atau herd imunity,” Ujar Adil. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!