Kebijakan Dikbud Halsel Dikeluhkan Kepala Sekolah

- Editor

Rabu, 15 September 2021 - 12:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel, Safiun Radjulan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel, Safiun Radjulan

Halsel, Maluku Utara- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Halmahera Selatan, memberlakukan Sistem Informasi Sekolah (Sipla) dalam membelanjakan dana Bos Afirmasi di 157 Sekolah di Halsel, baik SD maupun SMP.

Itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel, Safiun Radjulan, saat diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya, Rabu, (15/9/2021).

Safiun menjelaskan, sebelumnya dana Bos Afirmasi kebutuhan sekolah itu dibelanjakan secara manual lewat kordinator setiap wilayah. Namun mulai sekarang belanja kebutuhan sekolah menggunakan dana Bos Afirmasi harus melalui Sistem Informasi Sekolah (Sipla) sehingga pajak barang dan asset juga bisa terdeteksi secara baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan belanja Sipla ini agar membimbing dan mendampingi kepala sekolah yang membelanjakan Bos Afirmasi sehingga meminimalisir timbulnya masalah tunggakan pajak dan memudahkan pendataan aset sekolah,” terangnya.

BACA JUGA  Nilai Penetapan Tersangka Kadispora Haltim Tendensius, Keluarga AG Bakal Tempuh Praperadilan

Safiun menyebutkan, dana Bos Afirmasi sebesar Rp 6 miliar akan dibagikan ke 157 sekolah, baik SD maupun SMP. “Masing-masing sekolah kebagian Rp 40 juta untuk belanja barang yang dibutuhkan guna mendukung asesmen sekolah.

“Dana afirmasi sebesar Rp enam miliar lebih diberikan ke 157 sekolah di Halsel. Tiap sekolah dijatahi Rp 40 juta rupiah untuk membelanjakan kebutuhan sekolah menggunakan Sipla bukan manual,” ujarnya.

Dana Bos Afirmasi, sambung Safiun, untuk belanja server komputer, infokus serta pegadaan barang kebutuhan sekolah untuk mempersiapkan pendukung asesmen sekolah.

BACA JUGA  Tanggapi Aksi Partai Gerindra Tidore, DPD : Tuduhan Tidak Mendasar

Dijelaskan, belanja melalui Sipla dimaksud adalah barang datang langsung didata dan dicocokkan spesifikasi dari masing-masing sekolah untuk masuk asset Dinas Pendidikan.

Sementara, sejumlah Kepsek SD dan SMP yang diwawancarai terpisah, Rabu (15/09/2021), mengaku belanja secara manual lebih gampang ketimbang melalui Sipla.

“Belanja secara manual lebih simple, gampang dan pengurusannya lebih mudah, sedangkan belanja melalui Sipla pengurusannya ribet dan menyita waktu. Bayangkan torang sudah satu minggu lebih datang antrian di kantor tapi belum selesai-selesai. Sebenarnya sosialisasi minggu lalu disetujui belanja secara manual, tiba-tiba ada perubahan serentak sehingga pengurusan juga cukup menyita waktu,” ujar mereka tanpa mau menyebut identitas. (Asbar-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 834 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!