Halsel, Maluku Utara- Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Halmahera Selatan, Agus Heriawan, saat diwawancarai Haliyora Rabu (18/6/2021), mengatakan pasca dilaunching oleh Bupati pada Kamis, 29 Juni lalu hingga saat ini kopra putih sudah diproduksi dan sementara ditampung di gudang.
Dijelaskan Agus, 12 Desa yang memproduksi kopra putih mulai menampung produksinya di gudang masing-masing. Kopra putih yang sudah tertampung di gudang itu nantinya di kirim ke Surabaya setelah berakhir program kerja 100 hari bupati dan wakil bupati.
Katanya, kelompok masyarakat di 12 desa itu selain memproduksi kopra putih juga memproduksi arang dari batok (tempurung) kelapa.
Dijelaskan, harga kopra putih saat ini Rp 14.000 per kilo gram, sedangkan harga kopra hitam per kilo Rp 10.000, sementara untuk harga arang tampurung belum diketauhui harganya.
Agus menerangkan dalam proses produksi kelapa putih, Pemda siapkan pendampingan dengan melibatkan PT. Agris dan pihak Dinas Pertanian sendiri.
“Kita siapkan pendampingan dari Dinas sendiri, juga kita libatkan PT. Agris. Pendamping ini mengawasi proses produksi kelapa putih di masing-masing kelompok,” terangnya.
Diketahui, 12 kelompok tani khusus pengelola kopra putih yang sudah terlihat hasil produksinya, yakni, Desa Sayoang, Songa, Babang, Tawa, Bibinoi, Tabapoma, Tutupa, Tomara, Silang, Liaro, Gaimu, dan Galala. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!