Enam Desa di Halsel Kelola Dana Penanggulangan Stunting

Halsel, Haliyora

Bupati Halsel, Usman Sidik memberikan dukungan kepada Dinas Kesehatan dan Kodim 1509/Labuha guna mendampingi 6 Desa di Kecamatan Bacan Barat dalam pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Aslima Kasuba, saat diwawancarai Haliyora diruang kerjanya, Kamis (17/6/2021).

Kata Aslima, Halsel mendapatkan jatah Rp 600 Juta bagi 6 Desa di Kecamatan Bacan Barat melalui Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Satu Desa mengelola Rp 100.000.000,- dalam program percepatan penanggulangan penurunan stanting di Halsel.

“Ada enam Desa di Kecamatan Bacan Barat masuk Program PKTD dalam program percepatan penanggulangan penurunan stanting. ini merupakan apresiasi pemerintah pusat terhadap Pemda Halsel. Dari 10 Kabupaten/Kota di Malut hanya Kabupaten Halsel dan Halbar masuk PKTD. Halsel dapat jatah enam Desa sedangkan Halbar hanya empat Desa,” jelas Aslima.

BACA JUGA  Dikbud Malut Gelar Panggung Talenta untuk Siswa Berkebutuhan Khusus

Disampaikan, adapun enam desa tersebut adalah Desa Nondang, Indari, Kusubibi, Nang, Wiring dan Tawabi yang ditetapkan masuk program lokus stanting.

Masing-masing desa dipercayakan kelola dana Rp 100 juta untuk pengadaan fasilitas kesehatan, sanitasi dan jamban.

Aslima mengatakan, Bupati Halsel Usman Sidik telah memberikan dukungan kepada instansinya bersama Danramil Pulau Bacan melalui surat kesediaan Bupati untuk memfasilitasi.

“Pak Bupati sangat mensuport program ini. Beliau tandatangani surat dukungan kepada saya selaku kasubag Kesehatan dan pak Danramil Pulau Bacan Kpt. Inf. Aga Galela. Pak bupati bersedia memfasilitasi program PKDT, pelaksanaan intervensi kesehatan lingkungan secara akuntabel di daerah sulit,” tuturnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Kerja Lintas Sektor, Dinkes Halsel Gelar Rakor

Terpisah, Pasiter Kodim 1509/Labuha Kapten Inf. Aga Galela saat dikonfirmasi, pada Kamis (17/06/2021) mengatakan, Mabes TNI memerintahkan Kodim Labuha mengawasi, mendampingi masyarakat di enam Desa untuk pembuatan jamban dan fasilitas kesehatan (Faskes).

Dikatakan, hari Minggu (20 Juni) nanti tim gabungan Dinkes dan Kodim akan ‘action’ langsung meninjau lokasi sekaligus sosialisasi kepada kelompok masyarakat yang
ditunjuk di enam desa untuk membuat jamban dan fasilitas kesehatan demi penanggulangan penurunan stanting.

“Kami bersama Dinkes langsung turun ke desa-desa laksanakan sosialisasi Program Padat Karya Tunai Desa bagi kelompok masyarakat yang dipercayakan bekerja. Itu dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mendorong penanggulangan penurunan stanting di Halsel,” pungkasnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah