Jika Terpilih, FAM-SAH Akan Kembangkan Halua Kenari Desa Wailau

Sanana, Haliyora

Halua kenari merupakan salah satu komoditas utama masyarakat desa Wailau, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Penganan yang satu ini bahkan dijadikan warga terutama ibu-ibu sebagai bisnis kuliner potensial. Betapa tidak, bisnis kuliner halua kanari jika dikelola dengan baik akan menjadi penopang utama ekonomi keluaraga.

Seperti disampaikan Sarah Soamole, warga desa Wailau yang mengaku sudah lama menggeluti bisnis halua kenari ini.

Kepada Haliyora, Sarah menceritakan bisnis kuliner halua kenari yang sudah digeluti bertahun-tahun. Katanya, bisnis satu ini sangat menjanjikan. Bahkan ekonomi keluarganya sangat terbantu degan hasil penjualan halua kenari.

“Saya geluti bisnis kui halua kenari sudah cukup lama. Dari hasil jualan halua kenari yang menjadi penopang utama dapur ekonomi kami,” katanya Rabu, (14/10/2020).

Padahal, produksi Halua kenari yang ia pasarkan cukup sederhana, namun hasilnya lumayan bagus. Meski tidak bersedia mengungkap berapa penghasilannya, namun ia mengaku sangat mencukupi dalam ukuran kebutuhan orang desa.

BACA JUGA  Kampanye di Desa Mangoli, FAM-SAH Optimis Menang di Pilkada Sula

Padahal, kata Sarah, ia mebuat kue halua Kenari itu dengan cara sederhana (cara tradisional) dan terbatas. Pemasarannya pun tidak melalui promosi kiri kanan, hanya melalui mulut ke mulut serta menjual ke pasar, ditambah mengirimkan kepada anaknya yang menempuh pendidikan di luar daerah untuk mejualnya.

“jadi halua Kenari yang saya buat itu pake cara tradisional dan tidak terlalu banyak dalam setiap produksi, kemudian saya jual di pasar dan sebagian saya kirim ke anak saya yang sekolah di luar daerah untuk dijualnya,”cerita Sarah.

Sarah juga mengaku selama ini belum ada perhatian pemerintah daerah terhadap usaha-usaha rumah tangga seperti yang ia lakukan itu.

Menurut Sarah, jika ada perhatian pemerintah untuk mengembangkan usaha-usaha kecil seperti halua kenari itu, maka warga masyarakat, terutama ibu-ibu akan punya penghasilan cukup lumayan sehingga dapat menopang kebutuhan ekonomi keluarga.

BACA JUGA  Alasan Rapat, Kadis PUPR Taliabu Kembali Tinggalkan Daerah

“Coba Pemerintah ada punya perhatian untuk katong ibu-ibu pung usaha ini, beta rasa akang sangat membantu mencukupi katong pe kebutuhan keluarga,”imbuhnya.

Sementara itu, ketika menyampaikan pidato kampanye di desa Wailau, calon wakil bupati Kepsul, M. Saleh Marasabessy menyampaikan bahwa salah satu program yang diprioritaskan oleh Paslon FAM-SAH adalah pengembangan komoditas lokal, termasuk halua kenari di desa Wailau. Ia berjanji, jika FAM-SAH terpilih sebagai bupati dan wakil bupati, maka akan mensuppor masyarakat desa Wailau untuk mengembangkan usaha-usaha rumah tangga seperti halua kanari dan lain-lain.

“Kami akan lebih mendorong pengembangan usaha kecil dan khusus masyarakat desa Wailau adalah Halua Kanarinya,” tutupnya. (AT-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah