Bawaslu Halsel Gelar Bimtek Pengawas Desa

  • Whatsapp
Bawaslu Halsel Gelar Bimtek Pengawas Desa

Halsel, Haliyora.com

Dalam upaya meningkatkan kompetensi pengawasan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halmahera Selatan menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas Pemilu Kelurahan atau Desa se-Kabupaten Halmahera Selatan pada kamis (13/08/2020) yang dipusatkan di Aula Masjid Raya Desa Kampung Makian Kecamatan Bacan Selatan.

Kegiatan tersebut berupaya meningkatkan kompetensi pengawasan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2020.

Peserta yang mengikuti kegiatan bimtek ini yakni seluruh Pengawas Desa se-Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 249 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Maluku utara, Dr. Fahrul Abdul Muid, MA, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Drs. Irwan M. Saleh, ME, Ketua Bawaslu Halmahera Selatan Kahar Yasim, SH, dan Anggota Rais Kahar, S. Pd, M.Si, Asman Jamel, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Halsel Kamil Muis, S.Ag, M.Si.

Bawaslu Halsel Gelar Bimtek Pengawas Desa

Ketua Bawaslu Halsel Kahar Yasim dalam sambutannya mengatakan, “bimtek PPL ini juga sebagai bagian dari silaturahim antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten, berharap kepada Bawaslu Provinsi agar memberikan arahan kepada Pengawas Desa dalam melaksanakan pengawasan, serta Pengawas Desa merupakan ujung tombak Bawaslu dalam melakukan pengawasannya sehingga dapat memberikan informasi yang valid terkait data pemilih yang telah dilakukan pengawasannya pada tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang telah berakhir pada hari ini tanggal 13 Agustus 2020.”

Sementara itu, Kepala Sekretariat Drs. Irwan M. Saleh, menuturkan pengawas harus memiliki jati diri, Bawaslu memiliki tagline Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu. Dalam kegiatan ini harus fokus dan menyimak secara seksama, sehingga kembali ke desa bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Dihadapan peserta Bimtek, Irwan menekankan dalam melaksanakan tugasnya harus memiliki integritas dan pengetahuan serta meningkatkan kompetensi sebagai pengawas pemilu dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, Irwan juga berharap pengawas desa dalam melaksanakan tugas, itu harus kerja cerdas bukan kerja keras. Hal ini, dimaksudkan agar hasil pengawasnya benar-benar terukur karena pengawas pemilu melakukan upaya pencegahan dan penindakan.

Anggota Bawaslu Maluku Utara, Fahrul Abdul Muid dalam arahannya menjelaskan. Pengawas desa harus memahami prosedur, tata cara dalam melakukan pengawasan. Selain itu, Pengawas Desa jua merupakan ujung tombak Bawaslu dalam menyampaikan informasi terkait hasil pengawasan secara valid, jika data yang disampaikan itu salah, maka bawaslu juga akan menyampaikan data juga salah. Oleh karena itu, harus disampaikan data yang benar–benar valid. (Asbar-PN)

Pos terkait