Ternate Haliyora.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate telah menambahkan Hotel Dragon yang terletak di Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah sebagai salah satu lokasi karantina pasien positif Covid-19.
Meski telah menempatkan 13 pasien reaktif berdasarkan hasil rapid test, namun beredar informasi jika antara Pemkot Ternate dan manajemen hotel belum menyepakati harga untuk menyewa hotel tersebut.
Dari keterangan pihak manajemen Hotel Dragon melalui manajernya, Romy, menyebut, pihaknya memberikan harga merata pada seluruh kamar yang jumlahnya 30 itu, masing-masing senilai Rp 500 ribu, meski ada kamar yang harganya diatas nilai tersebut.
Sebelumnya dikabarkan, Pemkot masih berusaha untuk menegosiasi harga tersebut, namun pihak hotel bertahan pada angka setengah juta per kamar itu. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Mochammad Arif Abdul Gani menepis jika pihaknya belum setuju dengan nilai tersebut.
“Sudah fiks pada harga 500 ribu rupiah per kamarnya,” kata Mochammad Arif pada Haliyora.com melalui pesan singkat whatsapp, Minggu (10/05/2020) malam.
Pemkot sendiri, lanjutnya, akan membooking seluruh kamar di hotel tersebut mulai 8-29 Mei. “Seluruh kamar dipakai meski kosong tetap akan dibayarkan,” tutup pria yang juga Kepala Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate itu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, pada Senin (11/05/2020) akan dilakukan kesepakatan atau negosiasi terkait persoalan harga kamar yang belum disepakati itu. (Sam)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!