Ternate, Haliyora.com
Pemerintah Kota Ternate sesalkan rencana Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang akan melakukan pembagian sembako di 3 Kecamatan kota Ternate tanpa koordinasi dengan Pemkot. Ini disampaikan langsung Sekertaris Kota Ternate Thamrin Alwi saat diwawancarai awak media di Kantor Walikota pada Selasa, (5/5).
Kata dia, pembagian sembako oleh Pemkot Ternate memang agak terlambat, penyebabnya karena jumlah penduduk kita banyak, kemudian datanya bervariasi mulai dari masyarakat miskin sampe terdampak Covid-19. “memang kita (Pemkot) agak telat pembagian sembako dikarenakan datanya bervariasi, ada masyarakat miskin ada juga yang terdampak Covid” akui Sekot.
Menurut Sekot, Pemerintah Kota Ternate rencananya akan membagikan sembako pada hari selasa besok (6/5), akan tetapi besok Dinas Sosial Pemprov Malut melakukan hal yang sama juga di Kota Ternate. Olehnya itu, lanjutnya, kekhawatiran kita nanti tumpang tindih di lapangan, akhirnya satu orang bisa dapat lebih dari satu.
“Kami mohon teman-teman di Provinsi apabila mendistribusikan sembako tolong kami diberikan tembusannya, sehingga tidak rancu data di lapangan,” katanya
Thamrin menambahkan, dengan adanya permasalahan ini, maka kami akan menyediakan Posko Pengaduan besok, “ nanti apabila si A atau si B ketika merasa tidak puas dengan pembagian sembako, dia bisa mengadu ke Pos Pengaduan yang kita siapkan,” jelasnya.
Thamrin juga menyampaikan, sampai saat ini tidak ada kordinasi dengan kami di Pemkot, “sekarang kita tanya, saat pembagian sumber datanya itu dari mana ?, Apakah dia minta langsung ke Kecamatan, sementara secara struktural camat itu bawahan Walikota.” Beber Thamrin.
“kita berharap koordinasi bisa berjalan, karena tim gugus kita sampai pada tingkat kelurahan supaya koordinasi bisa berjalan dengan baik, tutup Sekot.(Sam)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!