Selain itu Komisi III juga meminta Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan agar lebih inovatif dalam merancang program dan kegiatan di sektor kesehatan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya , setiap program harus memiliki tujuan yang jelas serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan. Ia menilai, dengan jarak tempuh layanan kesehatan yang cukup jauh di beberapa wilayah, pemerintah perlu mencari alternatif solusi selain hanya mengandalkan ambulans laut.
“Dengan jarak tempuh yang cukup jauh, perlu ada inisiatif lain yang lebih efisien selain ambulans laut. Salah satunya dengan meningkatkan fasilitas kesehatan, terutama puskesmas di Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM),” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah agar aktif mengusulkan program kesehatan ke pemerintah pusat apabila belum dapat dibiayai melalui anggaran daerah. Pemerintah pusat telah membuka ruang bagi daerah untuk mengajukan program prioritas yang mendesak, selama disertai argumentasi yang jelas.
“Pemerintah pusat sudah memberi ruang. Jika ada program yang mendesak dan belum mampu dibiayai pemda, maka bisa diajukan melalui kementerian atau lembaga terkait dengan argumentasi yang jelas,” ujarnya.
Ia menegaskan, Komisi III DPRD Kota Ternate siap membantu Dinas Kesehatan dalam membangun komunikasi dengan Kementerian Kesehatan agar berbagai program prioritas di sektor kesehatan dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
“Komisi III siap membantu Dinkes untuk bersama-sama berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!