Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan kesiapan daerah dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui rapat koordinasi bersama lembaga vertikal dan instansi teknis. Fokus utama rapat mencakup stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, kondisi cuaca, serta kesiapan transportasi.
Rapat yang digelar di ruang Wakil Gubernur Maluku Utara, Selasa (10/2/2026), dihadiri Wakapolda Maluku Utara, Sekretaris Daerah, BMKG, Bulog, PLN, Pertamina, Kementerian Agama, Dinas Perhubungan, Biro Kesejahteraan Rakyat, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman. “Pemerintah berupaya mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah,” ujarnya.
Dari sisi keamanan dan pangan, Wakapolda Maluku Utara Stephen M Napiun menyampaikan bahwa Satgas Pangan Polda Maluku Utara akan melakukan pemantauan stok dan harga beras serta bahan pokok penting di sejumlah titik strategis.
“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menjaga stabilitas harga selama Ramadhan,” kata Stepan.
Kepala BMKG Ternate Desindra Deddy Kurniawan memaparkan bahwa kondisi cuaca di Maluku Utara pada awal Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri berada pada fase La Nina menuju netral. Kondisi tersebut dinilai relatif kondusif dan tidak menunjukkan potensi cuaca ekstrem yang signifikan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara Amar Manaf mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas terkait kemungkinan perbedaan penetapan awal Ramadhan. Ia meminta semua pihak saling menghormati dan tidak membesar-besarkan perbedaan tersebut.
Terkait ketersediaan pangan, Bulog Ternate memastikan stok beras di tiga gudang dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.
Di sektor transportasi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Maluku Utara Dedi Kotambunan menyatakan pihaknya telah melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum guna memastikan kelayakan operasional. “Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan kesiapan transportasi laut menjelang arus mudik dan balik Lebaran,” katanya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap dengan kesiapan lintas sektor tersebut, pelaksanaan ibadah Ramadhan dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, lancar, dan tertib. (*RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!