Daruba, Maluku Utara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai berkomitmen mengaktifkan kembali fasilitas diving milik pemerintah daerah yang saat ini sebagian besar dalam kondisi rusak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Muksin Soleman, mengatakan, peralatan diving tersebut sejatinya dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah apabila difungsikan secara optimal. “Alat diving sebenarnya ada, tetapi banyak yang sudah rusak. Kami akan berupaya mengaktifkan kembali diving Morotai,” kata Muksin, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan, lokasi diving di Pulau Morotai tersedia di sejumlah titik, yakni Morotai Selatan, Utara, dan Pulau Rao.
Namun hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan peralatan.
“Kami akan fungsikan semuanya supaya ada retribusi pariwisata. Kami juga ditargetkan meningkatkan pendapatan daerah, terutama dari retribusi tempat wisata dan diving,” ujarnya.
Muksin mengungkapkan, aktivitas diving di Morotai juga didukung oleh komunitas selam bernama Gomo Morotai, yang selama ini bergerak secara mandiri di luar pemerintah daerah. Komunitas tersebut memiliki peralatan sendiri, namun pada masa kepemimpinan kepala dinas sebelumnya pernah meminjam alat diving milik pemerintah daerah.
“Komunitas Gomo pernah melakukan pinjam pakai alat diving milik Pemda. Namun saat ini sebagian besar alat tersebut sudah mengalami kerusakan, meski masih ada yang bisa digunakan,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!