Sebut Ukom Sesuai Mekanisme, Gubernur Sherly Kembali Beri Sinyal Rombak Kabinet, Ini Sasarannya

Terkait empat pejabat eselon II yang dinonaktifkan, Gubernur meminta agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi langsung kepada Inspektorat Provinsi Maluku Utara. “Mereka masih dalam proses pemeriksaan oleh inspektorat,” katanya singkat.

Lebih lanjut, Sherly menegaskan adanya perubahan pendekatan dalam menilai kapasitas dan kompetensi pejabat. Ia menekankan pentingnya jawaban yang bersifat teknis, konkret, dan berbasis solusi dalam setiap proses uji kompetensi maupun wawancara.

BACA JUGA  Belum Bentuk AKD, Anggota DPRD Pulau Taliabu 'Kompak' Keluar Daerah

“Selama ini, kalau saya tanya apa yang akan dilakukan, jawabannya selalu normatif, kami akan meningkatkan. Saya tanya lagi bagaimana caranya, jawabannya tetap sama,” ungkapnya.

Menurut Sherly, pola jawaban normatif tersebut tidak lagi dapat diterima. Ia meminta para pejabat untuk mempersiapkan diri secara matang dan mampu menjelaskan langkah kerja secara rinci. “Saya minta jawab dengan bahasa teknis. Belajar ulang, jelaskan secara konkret, berikan solusi. Bukan lagi bahasa umum,” tegasnya. (RS/Red)

BACA JUGA  Meski Dibatalkan, DPRD Malut Bakal Panggil Dikbud Soal Pendirian Sekolah Rakyat Versi Gubernur Sherly
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah