Ternate, Maluku Utara – Penerapan sistem Work From Home (WFH) atau Flexible Working Arrangement (FWA) mulai berdampak pada aktivitas perkantoran di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Kantor Wali Kota Ternate serta sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak lebih lengang dibanding hari kerja sebelumnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pukul 10.30 WIT hingga sore hari, aktivitas di Kantor Wali Kota Ternate tidak seramai biasanya. Kondisi serupa juga terlihat di beberapa OPD yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, seperti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Meski demikian, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa penerapan sistem kerja fleksibel tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun kinerja aparatur sipil negara (ASN).
“Tidak mengganggu, karena penerapannya dibatasi. OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tidak diberlakukan WFH,” ujar Tauhid saat diwawancarai wartawan di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Maluku Utara, Kamis (15/1/2026).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!