Sepanjang 2025, Arus Peti Kemas TPK Ternate Meningkat

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan program transformasi pada 2025, khususnya penerapan basic Container Terminal Operation (CTO) serta pola operasi berbasis planning and control.

“Implementasi ini berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja operasional, yang ditandai dengan kenaikan Berth Ship Hour (BSH) serta penurunan port stay kapal. Dengan demikian, waktu sandar kapal menjadi lebih singkat dan efisien,” jelasnya.

Selain transformasi internal, lanjut dia, peningkatan arus peti kemas juga didukung oleh meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah Maluku Utara, stabilitas layanan terminal, serta kolaborasi yang baik dengan para pemangku kepentingan dan pengguna jasa.

BACA JUGA  Satu Korban Banjir Bandang di Rua Ternate Berhasil Ditemukan

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Rushan Muhammad, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Pelindo TPK Ternate tersebut.

Menurutnya, peningkatan arus peti kemas mencerminkan perbaikan kinerja operasional terminal serta sinergi yang solid antara regulator, operator pelabuhan, dan para pemangku kepentingan.

“Peningkatan arus peti kemas di Pelindo TPK Ternate menunjukkan bahwa upaya perbaikan sistem, pola operasi, serta disiplin dalam perencanaan dan pengendalian telah berjalan dengan baik. Kami berharap kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara,” ujarnya. (*RFN/Red2)

BACA JUGA  Total 1.185 KMP di Maluku Utara, Baru 12 yang Beroperasi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah