Warga setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah daerah, yang selanjutnya meneruskan permintaan bantuan ke Kantor SAR Ternate untuk melakukan upaya evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Ternate dikerahkan ke lokasi dan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandu Dewanata yang bergerak dari Pelabuhan Ahmad Yani menuju Pelabuhan Jailolo dengan membawa peralatan pendukung operasi SAR.
Sedangkan SRU 2 diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan rescue car dan truk personel menuju Pelabuhan Sidangoli, kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi banjir di Kecamatan Ibu untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak.
Dalam operasi ini, sejumlah unsur terlibat, antara lain Basarnas, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kabupaten Halmahera Barat, TNI-Polri, potensi SAR lainnya, serta masyarakat setempat. (*RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!