Ternate, Maluku Utara – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di wilayah Maluku Utara pada awal tahun 2026.
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Maluku Utara dan dapat berlangsung pada berbagai waktu, baik pagi, siang, maupun malam hari.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Babullah Ternate, Fahmi Bachdar, mengatakan kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga tiga hari kedepan.
“Berdasarkan analisis kami, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi secara merata di wilayah Maluku Utara dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan,” ujar Fahmi saat dihubungi Haliyora.id, Sabtu (3/1/2026).
Selain hujan lebat, cuaca ekstrem tersebut juga berpotensi disertai petir dan angin kencang. Fahmi menjelaskan, angin kencang dipicu oleh pertemuan massa udara dan gangguan atmosfer di wilayah Maluku Utara yang memicu terbentuknya sirkulasi di wilayah selatan Samudra Hindia.
“Kondisi ini secara tidak langsung berdampak pada wilayah Maluku Utara dan meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!