APBD Sula 2026 Merosot Rp 339,91 Miliar, Belanja Modal dipangkas Paling Besar 

- Editor

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup M. Saleh Marasabessy, saat membacakan pidato pengantas KUA-PPAS 2026 di sidang paripurna DPRD, Senin malam (24/11/2025).

Wabup M. Saleh Marasabessy, saat membacakan pidato pengantas KUA-PPAS 2026 di sidang paripurna DPRD, Senin malam (24/11/2025).

Sanana, Maluku Utara – Rapat Paripurna penyampaian nota Pengantar KUA-PPAS tahun 2026 Senin dini hari tadi (24/11/2025). Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula akan menghadapi tantangan fiskal berat pada tahun anggaran 2026. 

Berdasarkan rancangan kebijakan umum APBD dan rancangan PPAS 2026, total anggaran daerah mengalami penurunan signifikan dibandingkan APBD Perubahan 2025. Penurunan terutama dipicu oleh berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat.

Pendapatan daerah tahun 2026 direncanakan hanya mencapai Rp 639,29 miliar, turun jauh dibandingkan pendapatan dalam APBD-P 2025 yang sebesar Rp 979,2 miliar. Artinya, terjadi penurunan sekitar Rp 339,91 miliar atau 34,7 persen.

Penurunan paling besar datang dari pendapatan transfer, yang hanya mencapai Rp 611,72 miliar pada 2026, turun dari Rp 945,42 miliar pada 2025. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga turun dari Rp 31,77 miliar menjadi Rp 22,82 miliar.

Sejalan dengan turunnya pendapatan, belanja daerah 2026 turut disesuaikan. Pemkab Kepulauan Sula hanya mengalokasikan Rp 656,95 miliar untuk belanja daerah, turun Rp 343,05 miliar (34,3 persen) dari belanja tahun 2025 yang mencapai Rp 1 triliun.

BACA JUGA  Keluar dari Zona Daerah Tertinggal, Sula dan Taliabu Berkolaborasi

Pemangkasan paling signifikan terjadi pada belanja modal. Jika di APBD-P 2025 belanja modal mencapai Rp 269,59 miliar, maka pada 2026 dirancang hanya Rp 9,77 miliar. Pemangkasan ini mencerminkan terbatasnya ruang fiskal daerah akibat penurunan pendapatan dari pusat.

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!