Ternate, Maluku Utara – Skema Kredit Koperasi Merah Putih (KMP) dalam bentuk barang melalui vendor mendapat perhatian serius dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Maluku Utara, Hasbi Yusuf.
Hasbi menegaskan, skema kredit koperasi dalam bentuk barang seperti itu sangat tidak tepat. “Kalau begitu, apa bedanya koperasi dengan Indomaret dan Alfamart? Makanya, ini tidak boleh,” ujar Hasbi saat diwawancarai Haliyora.id di kantor DPRD Kota Ternate, Senin (27/10/2025).
Ia menjelaskan, jika skema kredit berjalan seperti ini, koperasi hanya akan menjadi “sapi perah” bagi Indomaret, Alfamart, dan gerai besar lainnya.
“Jadi koperasi hanya dimanfaatkan sebagai saluran utama untuk menyalurkan produk mereka. Artinya, keuntungan bukan untuk koperasi, tapi untuk gerai-gerai besar,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!