Ternate, Maluku Utara – Kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi. Ibrahim, di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Ternate pada Sabtu (13/9/2025) mengungkap berbagai persoalan krusial yang selama ini luput dari perhatian Pemerintah Kota.
Dalam kunjungan tersebut, Nurjaya menemukan kondisi fasilitas yang memprihatinkan serta kebutuhan operasional yang belum terpenuhi secara memadai. Hal ini menjadi sorotan utama saat reses berlangsung, di mana pihak Labkesda menyampaikan langsung berbagai kendala yang mereka hadapi.
Politisi dari Gerindra ini menekankan bahwa kondisi Labkesda sangat tidak ideal untuk menjalankan fungsi pelayanan kesehatan secara maksimal. “Kami melihat langsung bagaimana minimnya sarana dan prasarana di Labkesda. Beberapa alat penting bahkan tidak lagi berfungsi optimal,” ungkap Nurjaya.
Ia menjelaskan masalah yang ditemukan di Labkesda, antara lain terkait alat pemeriksaan makanan dan minuman, seperti alat Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) yang terkendala dengan pengadaan reagen. “Sejak tahun 2022, reagen ini tidak pernah diadakan,” kata Nurjaya.
Ia juga menyoroti masalah serupa yang dihadapi ruangan BSL2 untuk pemeriksaan PCR, termasuk pemeriksaan Covid dan DNA, serta alat GCMS untuk pemeriksaan narkoba dan hematologi analis untuk pemeriksaan darah lengkap.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!