Ia menjelaskan bahwa konsultasi sudah dilakukan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang memberikan kuota sebanyak 150 peserta untuk tes DNA Talent setiap bulannya secara gratis.
Selain itu, Gubernur juga berencana bekerja sama dengan universitas untuk melaksanakan tes dengan biaya Rp 300 ribu per orang. “Tahun ini kami sudah mengalokasikan dana untuk Ukom bagi 200 hingga 300 ASN,” tambahnya.
Sherly menegaskan pentingnya pelaksanaan Ukom ini secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran dan sumber daya. Selain itu, untuk pejabat eselon II, proses seleksi terbuka (Selter) sedang dipersiapkan, dan Panitia Seleksi (Pansel) telah dibentuk. “Kemungkinan minggu depan, kami akan mengumumkan seleksi terbuka tersebut,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!