Setelah diberikan adendum, Tanto menjelaskan bahwa proyek renovasi kediaman Gubernur bakal selesai di awal bulan Oktober atau sebelum hari ulang tahun Provinsi Maluku Utara yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2025.
“Kita dikasih waktu Oktober awal sebelum ulang tahun provinsi, ulang tahun provinsi kan tanggal 12, diperkirakan bakal selesai tanggal 11 tapi kita usahakan sebelum itulah karena gubernur mau tempati,” ujarnya.
Selain perumahan dinas gubernur, ada juga proyek renovasi kantor Gubernur Malut menggunakan sistem swakelola dengan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar. Kata dia, proyek renovasi ini sudah berakhir masa kontrak karena seharusnya selesai pada 5 Agustus 2025. Namun, hingga saat ini tidak ada aktifitas pekerjaan yang terlihat di lokasi kerja. Hal itu menurut Tanto karena adanya perubahan dalam perencanaan terutama permasalahan sekat, tetapi ia menegaskan untuk saat ini material renovasi Kantor Gubernur sudah tiba.
“Kemarin itu ada perubahan perencanaan sedikit, dan untuk material kemarin baru datang kita menggunakan material lokal sih,” terangnya.
Ia menambahkan untuk renovasi kantor gubernur proses penyelesaiannya sama dengan rumah dinas gubernur. ” Penyelesaian kantor gubernur sama dengan rumah dinas gubernur, kita terbatas di waktu yang sama,” tutupnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!