Sebelum aksi dimulai, pihak kepolisian sudah menyiapkan berbagai titik lokasi sebagai rute aman untuk aksi tersebut, termasuk jalur Bandara yang dijaga oleh pleton Dalmas dan Brimob. Di Malo Polres Ternate, juga terdapat 55 anggota Polres dan 30 anggota Kodim untuk menjaga keamanan.
Anita menegaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh Ojol ini bersifat damai dan tidak bergabung dengan elemen massa aksi lain, menunjukkan niat baik mereka untuk berdialog. “Mereka ingin bertemu dengan saya untuk menanyakan penanganan perkara di Mabes Polri terkait Almarhum Affan Kurniawan, dan saya sudah menjawab pertanyaan mereka,” papar Kapolres perempuan ini.
Menurutnya, keinginan mereka untuk bertemu dengan Anggota DPRD telah terpenuhi, sehingga setelah audiensi berlangsung, para Ojol pun kembali beraktivitas seperti biasa.
Sementara itu, di dalam gedung DPRD Ternate, sejak pagi tidak terlihat aktivitas para pegawai seperti biasanya. Sejumlah staf terlihat berada di halaman kantor, sementara sebagian pintu masuk gedung tertutup. Kehadiran anggota dewan juga minim, dan sebagian besar agenda perkantoran, termasuk rapat internal serta layanan publik, dilaporkan ditunda.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat DPRD Kota Ternate belum memberikan keterangan resmi terkait terganggunya aktivitas perkantoran akibat aksi tersebut.
Situasi di lingkungan kantor DPRD tampak lengang dari kegiatan birokrasi, dengan hanya petugas keamanan dan aparat yang terlihat berjaga. (Riv/Rfn/Tim)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!