Ternate, Maluku Utara – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda enam wilayah di Maluku Utara, serta gelombang laut yang diperkirakan mencapai ketinggian hingga 2 meter.
Ketua Tim Kerja Analisis Data dan Informasi BMKG Ternate, Zaky Alin Nuary, menjelaskan bahwa saat ini terjadi pertumbuhan awan yang cukup masif dan tebal di wilayah Maluku Utara. Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.
“Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Ternate, Tidore, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Pulau Morotai, dan Halmahera Tengah,” ujar Zaky saat dihubungi Haliyora.id, Rabu (27/8/2025).
Ia menambahkan, potensi hujan akan berlangsung sejak siang hingga malam hari. Namun, intensitas hujan diperkirakan mulai menurun pada malam hari menjadi ringan hingga sedang.
“Berdasarkan update sementara, hujan sedang hingga lebat ini hanya terjadi hari ini. Untuk Kamis dan Jumat, intensitas hujan mulai menurun, dengan kondisi cuaca cenderung berawan hingga hujan ringan. Kemungkinan peningkatan kembali terjadi di awal September,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!