Ia juga menambahkan bahwa informasi lebih lanjut mengenai pinjaman awal untuk pendanaan KMP di Maluku Utara akan dapat dilakukan setelah ada edaran dari pusat. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat dan media untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari tingkat nasional.
“Saya juga menghimbau kepada media, agar dapat mengikuti perkembangan nasional terkait pendanaan platform berupa pinjaman. Jika sudah ada informasi lebih lanjut, kami akan segera tindak lanjuti dalam pemberitaan berikutnya,” tutupnya.
Dengan demikian, meskipun Koperasi Merah Putih telah resmi berdiri dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, ketidakpastian seputar pencairan pinjaman modal awal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Publik Maluku Utara berharap agar keputusan dari pemerintah pusat segera keluar, sehingga KMP bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!