Mengusung tema “Rame-Rame ke Morotai”, festival ini dirancang sebagai ajang inklusif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Menurut Muksin, tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kearifan lokal dalam membangun pariwisata yang berdampak luas.
“Pariwisata yang dikembangkan secara rame-rame akan memberi manfaat ekonomi yang lebih merata, karena melibatkan pelaku UMKM, pemandu lokal, pengrajin, dan penyedia jasa lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Morotai untuk aktif berpartisipasi dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
Morotai Festival kali ini meliputi jalan sehat, Karnaval Budaya (83 grup peserta), Morotai Expo, 38 Stand UMKM, 17 Stand Desa, Stand BUMN dan lembaga lain 9, Fundive (30 peserta), Sunset Run (410 peserta), Fun Walk (30 grup), Eksplorasa Rahang Tuna (14 peserta), Yanger (11 peserta), Stand-up Comedy,TikTok Challenge ,pendaftaran hingga 19 Juli. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!