Menurut Haryadi, situasi saat ini sangat memprihatinkan bagi para pengusaha lokal. Banyak dari mereka menghadapi kesulitan finansial karena modal yang telah digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan belum tersedia.
“Rata-rata pengusaha lokal saat ini ngos-ngosan, dan jika dibiarkan berlarut-larut, modal mereka bisa stagnan. Kita harus memiliki rasa empati terhadap mereka,” tegas Haryadi.
Ia juga menekankan pentingnya penyerapan anggaran yang saat ini masih berada di angka 27 persen, sementara masa anggaran tinggal enam bulan lagi. “Kami khawatir jika proyek terlambat, utang di tahun berikutnya akan bertambah. Oleh karena itu, kami semakin berharap BPBJ dan OPD dapat segera mengoptimalkan kegiatan fisik agar serapan anggaran meningkat,” tutupnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!