Di tengah ketidakpastian ini, Hidayat berharap agar Pemerintah Kota Ternate dan Dinas PUPR segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi yang ada. “Warga Tobololo juga bagian dari Kota Ternate. Sudah terlalu lama menunggu, tetapi air tak kunjung bisa dinikmati. Pemerintah harus lebih serius menyelesaikan ini,” tegasnya.
Senada dengan Hidayat, Kepala Pemuda Tobololo, Arham Goma, juga menyerukan perhatian terhadap krisis air bersih yang sangat dirasakan terutama saat musim kemarau.
Kata Arham, masyarakat Tobololo mendesak agar tindakan nyata segera diambil oleh pemerintah demi memenuhi hak dasar mereka atas akses air bersih. “Air adalah kebutuhan dasar. Saat kemarau, warga sengsara karena tidak ada air untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka hanya bisa mengandalkan air hujan,” ujarnya. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!