Pemprov Maluku Utara Perkuat Reformasi Pengadaan Barang dan Jasa

Sementara itu Plt Kepala BPBJ Maluku Utara Abdul Farid Hasan menekankan pentingnya reformasi menyeluruh di sektor pengadaan, mulai dari peningkatan kompetensi ASN, integrasi teknologi informasi, hingga harmonisasi kewenangan antar OPD.

“Dengan formasi baru, kami optimis BPBJ akan semakin adaptif dan profesional. Percepatan proses tender, efisiensi anggaran dan penguatan akuntabilitas menjadi prioritas utama kami ke depan, “kata Farid.

BACA JUGA  Hanya 3 UKPBJ di Maluku Utara yang Masuk Level Proaktif, 8 Kabupaten Masih Tertinggal

Ia menambahkan, struktur baru BPBJ akan diarahkan untuk menghindari tumpang tindih kewenangan, mempercepat pelaksanaan program berbasis DAK dan Pokir, serta memastikan penyerapan anggaran optimal di setiap perangkat daerah.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perbaikan citra pengadaan publik, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan berbagai lembaga pengawas nasional.

“Dengan penempatan figur-figur profesional, Pemprov Maluku Utara berupaya memastikan sistem pengadaan berjalan sesuai prinsip good governance, “tandas Farid. (*)

BACA JUGA  80 Pejabat Tikep Resmi Dilantik
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah